Senin, 06 Juli 2026

Cuaca Cinta

 


        Aku mencintainya dengan segala kelebihan dan kekurangannya. Kami pertama kali bertemu di rumah pena, tempat kami sama-sama belajar menanam mimpi dan menyiraminya dengan kerja keras. Di sana, setiap tawa, lelah dan bincang kecil seolah menjadi musim semi bagi hatiku. Namun, seiring berjalannya waktu,  arah mimpi kami perlahan mulai berbeda. Ia tumbuh di tanah yang ia percayai, sementara aku mulai menatap cakrawala lain yang lama memanggil dari kejauhan.

        Langkahku kemudian membawaku ke perahu lain, perahu yang sejak dulu ingin kutumpangi, kuingin berlayar dengannya. Sudah lama aku  menatapnya dari kejauhan, menunggu waktu yang tepat untuk berlayar. Sayangnya, baginya perahu itu tak pernah membawa kabar baik. Ia pernah melihat badai lahir dari laut itu, dan luka lamnya masih belum sembuh.

        Ia mulai menjauh perlahan, seperti awan yang tahu kapan harus menepi dari hujan. Dalam diamnya aku mendengar suara yang tak lagi diucapkan, tentang kekecewaan, tentang rasa yang tak lagi sejalan, tentang keinginannya agar kami kembali menjadi dua orang asing yang dulu salling  menyapa tanpa beban. Aku tahu, ia tidak sedang membenciku. Ia hanya sedang belajar menerima bahwa  tidak semua yang dicintai harus dimiliki. Bahwa kadang, cinta perlu melepaskan agar hati tetap tenang, meski sepi.

        Kini hujan di dadaku sudah mulai reda. Aku mulai paham bahwa cinta memang punya cuacanya sendiri. Ada yang cerahnya menyembuhkan, ada yang gerimisnya menenangkan, dan ada pula badainya yang datang hanya untuk mengajarkan arti kehilangan. Mungkin kami bukan dua hati yang ditakdirkan berlayar bersama. Tapi di antara sisa hujan itu, akku masih menyimpan hangatnya. Hangat seseorang yang pernah kutemui di rumah pena, yang dengan keberaniannya mencintaiku di tengah ramai, dan dengan keteguhannya melepasku di tengah hujan.

 

Sang Penyair Perahu 

1 komentar:

  1. Masyaallah, menarik sekali. Oiya, cuaca cinta hari ini, apa, ya?

    BalasHapus

ALIRAN KALAM: PERKEMBANGAN DAN MASA DEPANNYA

Ilmu kalam adalah ilmu yang membicarakan tentang masalah ketuhanan/ketauhidan (mengesakan tuhan) dengan menggunakan dalil-dalil ...